Pengalaman Perjalanan Jogja-Pekanbaru Menggunakan Mobil Melalui Darat

Ini artikel pertama saya terkait perjalanan panjang dari pulau jawa menuju sumatera. Kali ini saya melakukan perjalanan dari jogja ke pekanbaru mengggunakan mobil sedan, tepatnya mobil Mitsubshi Lancer.

Perjalanan yang cukup panjang tersebut kami tempuh dalam waktu 6 hari dengan jarak tempuh sekitar 2000an Kilometer. Meskipun terbilang lama, namun kami mengalami banyak sekali pengalaman yang harus kalian ketahui, baik itu tentang mesin Lancer, Kondisi jalan dan kriminal di jalan sumatera yang sedikit menganggu.

Lama perjalanan jogja ke riau-pekanbaru itu sebenarnya hanya membutuhkan waktu 3 hari 2 malam itupun dalam keadaan normal sekedar berhenti untuk istirahat. Namun, karena kami banyak berhentinya, kami melakukan perjalanan hampir seminggu. Wih, gila..

Kami berangkat jam 8 malam hari kamis dari jogja dengan penumpang 3 orang termasuk supir. Pertamanya, perjalanan dari jogja jakarta masih dibilang stabil atau tanpa kendala, karena kamu tau sendiri jalan-jalan di jawa itu tidak ada yang rusak. Ya meskipun ada sebagian daerah yang sedikit rusak yaitu di daerah Gombong sekitar Kebumen.

Perjalanan dari jogja ke jakarta kami lalui menggunakan jalur selatan. Rute-rutenya itu kalau dari kota jogja meliputi, wates-purworejo-kebumen-gombong-bumiayu-banjar-tasik malaya-nagrek-dan masuk jalan tol. (tidak lengkap)

Ketangguhan Lancer di ujicoba ketika melewati tol, kecepatan maksimum yang kami dapatkan itu sekitar 140KM/jam. Meskipun itu terbilang kencang, namun kecepatan tersebut belum yang paling pol. Karena kami tidak mau terjadi apa-apa dijalan, jadi kami ambil amannya saja, mengingat perjalanan ke pekanbaru masih jauh.

Mobil buatan tahun 2001 tersebut tidak mengalami kendala ketika menuju jakarta. Nah, kami singgah dulu di daerah Cibitung karena menghadiri pesta pernikahan teman. Lama perjalanan jogja ke daerah jakarta itu kami tempuh hanya dalam waktu 6 jam saja, lama perjalanan jogja jakarta 8 jam dalam keadaan normal. Pukul 3 pagi kami sampai di tol cipularang KM 97 untuk beristirahat, nah setelah itu karena tempatnya yang sedikit ramai dan tidak mamadai, kami pindah ke Rest Area Tol cipularang KM88.

Akhirnya kami memutuskan untuk istrahat seharian di rest area KM88. Setelah jumatan, kami lanjut untuk mengikuti acara teman tersebut, sampailah sekitar 1 jam di lokasi pernikahan sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah itu, kami bermain-main dahulu di area jakarta untuk mengikuti Kopdar bersama anak-anak komunitas Lancer di Jakarta. Indonesian Lancer Community Regional Jakarta. Awalnya kami tidak bermaksud singgah, tapi karena keadaan mobil pada waktu itu sedikit bermasalah, makanya kami diharuskan singgah untuk memperoleh bantuan.

Kendala yang dialami oleh mobil Lancer tersebut adalah selang air radiator yang bocor, sehingga kami kebingungan, sampai-sampai kami memotong selang tersebut, namun tidak ada efeknya. Kami mengalami masalah tersebut tepat di depan Senayan City Mall. Hampir 2 jam lebih kami tidak berani melanjutkan perjalanan. Tapi berkat pertolongan sesama anggota Lancer lainnya, akhirnya kami terselamatkan. Namun kami harus menginap.

Setelah menginap sekitar 2 malam di jakarta, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke Riau pada sabtu tengah malam. Kami berangkat dari jakarta jam 12 malam dan sampai di pelabuhan merak sekitar jam 3 subuh dan kami langsung diarahkan ke kapal yang langsung berangkat yaitu di terminal 1 pelabuhan merak.

Perjalanan jakarta ke lampung (bakauheni) menggunakan kapal kami tempuh dengan waktu sekitar 2 jam, jam setengah 6 subuh kami sampai di bakauheni, lampung. Setelah itu kami melakukan perjalanan lampung-palembang dengan keadaan segar dan stamina yang lumayan cukup.

Tapi, karena saya kecapekan. Jadi saya tidak bisa merasakan betapa nikmatnya sensasi perjalanan di pinggir pantai bandar lampung karena saya tertidur. Jadi tidak ada dekomuntasinya.

Kami melakukan perjalan dari lampung ke palembang dengan perasaan tenang karena dilakukan pada siang hari. Coba kalau malam hari, mana kami berani.. hehehe..

Kondisi jalan dari bakauheni sampai lampung bisa dikatakan sedikit mulus, tapi ketika memasuki area lampung timur menuju palembang, jalan sudah rusak parah.

Oh ya, untuk lintasnya, kami mengambil jalur tengah terlebih dahulu. Lalu setelah itu ketika sampai di perbatasan, kami mengambil jalur lintas timur. Tepatnya sebelum masuk di kawasan manggala. Sebenarnya jalan rusak jogja palembang itu hanya ada di manggala, selebihnya mulus lus..

Nah, di perjalanan setelah manggala ke mesuji tampaknya jalan tidak ada yang mulus. Hancur lebur dengan dipenuhi lubang-lubang yang besar. Mungkin karena sering dilalui truk-truk besar jadi kondisi jalan rusak parah.

Lama perjalanan bakauheni ke palembang itu kami tempuh dengan waktu 15 jam, itupun sudah termasuk berhenti makan dan istrhat sebentar. Meskipun terbilang lama, kami tidak merasa berat karena enjoy saja jika menggunakan Lancer.

Dari jam 6 pagi dari bakauheni dan sampai palembang sekitar jam 10 malam kami tempuh dengan kecepatan standar karena kondisi jalan yang berlubang dan tidak memadai.

Sesampai di palembang, kami memutuskan untuk istirahat karena tidak berani melanjutkan perjalanan karena gosipnya terlalu banyak begal di lintas sumatera apabila sudah jam 10 keatas. Jadi kami mencari hotel yang murah di sekitar palembang untuk beristirahat sambil ngopi-ngopi di kota wong kito galo.

Akhirnya kami ngopi-ngopi sampai lupa waktu, sekitar jam 2 pagi kami baru benar-benar tidur. Dan sialnya kami kesiangan, harusnya bangun jam 8 pagi eh ini bangunnya jam 1 siang. Ah sial banget bukan..

Jadi kami berangkat dari palembang menuju jambi itu jam 1 siang. Aih, gak tau lagi harus bagaimana.. tapi harus kami jalani, ya begini nasib perjalanan jogja pekanbaru pakai mobil.

Nah, setelah tanpa pikir panjang, kami pun lanjut dan sampailah di jambi jam 8 malam. Karena di perjalanan dari palembang ke jambi itu kami santai-santai aja, akhirnya kami juga lupa bahwa, daerah jambi ke riau itu juga rawan begal.

Sempat berpikir untuk nginap lagi di jambi. Tapi karena takut kehabisan waktu, kamipun nekat dan langsung bablas menuju riau.

Menuju riau dari jambi kami tancap gas, dengan kecepatan rata-rata 80KM/jam. Karena kondisi jalan yang mulus, kami bisa tancap dan alhamdulillah baik-baik saja dijalan. Lama perjalanan dari jambi ke riau itu sekitar 8 jam saja.

Nah jika dihitung-hitung dari jogja ke palembang (1hari 1malam) terus palembang ke riau itu sekitar 15 jam. Tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan kamipun tidak menghitung berapa jam di jalan.

Sampai di pekanbaru, kami bablas langsung ke Bagan batu (tujuan utama) dan akhirnya sampai di bagan batu itu jam 1 siang. Ah nasib.. ntah berapa lama kami dijalan, yang pasti badan ini sangat lelah dan letih. Jangankan badan, waktu istirahat kami juga berkurang sangat banyak. Ntah apa yang harus kami lakukan, tapi yang penting sudah sampai di tujuan. Nah, yang paling penting itu adalah kita tetap waspada dan berhati-hati.

Rencananya kami akan melanjutkan perjalanan dari baganbatu-riau menuju medan dan merasakan sensasi wisata di kota medan. Tunggu saja artikel selanjutnya untuk melihat berbagai keindahan alam di kota medan. Hehehe..

Mungkin ini saja dulu tentang perjalanan yang lama dari jogja ke pekanbaru ya dari darat menggunakan mobil. Selebihnya bisa saya kamu kirimkan komentar ataupun berbagai masalah teknis lainnya. Yang jelas, di perjalanan itu sangat menyenangkan walaupun capek. Hehehe.. i

Pencarian:

jalan darat jakarta pekanbaru, jarak waktu naik bus jakarta pekanbaru, jalan menuju Riau, perjalanan jawa riau, jakarta pekanbaru berapa jam, jarak jakarta pekanbaru, menghemat perjalanan jogja jakarta pekan baru, pengalaman naik bus lintas sumatera, peejalanan dari pekanbaru ke jakarta, pekan baru jalan darat ke jogja melalu apa saja